Sonia Dea Octalia ♥

25 Oktober 2012

Truth or Dare by Winna Efendi & Yoana Dianika



Judul: Truth or Dare
Pengarang: Winna Efendi & Yoana Dianika
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 304 halaman
Harga: 48000

Truth or Dare adalah novel gagas duet yang ke-5 dari GagasMedia, sekaligus novel gagas duet ke-3 yang udah aku baca. Buat yang belum tau apa itu gagas duet, sini deh aku jelasin. Gagas duet adalah proyek baru dari GagasMedia. Proyek ini dimulai pada bulan Februari, dengan Beautiful Mistake sebagai novella pertama yang diterbitin. Buat aku pribadi, gagas duet itu semacam bonus dari GagasMedia buat pembaca setianya. Kenapa dibilang bonus? Karena dalam satu bulan, novella gagas duet ini cuma terbit satu kali. Berbeda dengan novel-novel lain yang ditulis oleh satu orang, gagas duet ini ditulis oleh dua orang penulis langsung. Semua penulis yang berpartisipasi dalam proyek ini kebanggaan GagasMedia loh ^^ Penasaran sama GagasDuet ke-5 ini? Check it!



Tema Gagas Duet ini adalah persahabatan. Tema yang satu ini emang gak ada habisnya buat dijadiin bahan cerita. Banyak banget penulis yang ngangkat tema ini ke dalam cerita. Banyak yang berhasil, tapi ada juga yang nggak. Winna Efendi dan Yoana Dianika masuk kategori yang pertama :)

Alice
by Winna Efendi

Bagaimana rasanya dianggap "kasat mata" di lingkungan sekolah? Tanyakan saja pada Alice. Alice adalah seorang penderita disleksia. Sejak kecil, ia bermasalah dengan kata-kata. Ia mengalami keterlambatan dalam membaca dan berbicara. Ia sering diolok-olok dengan sebutan "si bodoh" di sekolah oleh Heather dan pacarnya, Dustin yang merupakan kelompok populer di sekolah. Ia pun akrab dengan sapaan "si bau" karena tubuhnya yang beraroma cat minyak. Wajar saja, Ibunya adalah seorang pelukis, sehingga rumah mereka penuh dengan barang itu. 

Di sekolah, Alice duduk bersebelahan dengan seorang gadis eksentrik, bernama Cat. Sebenarnya, Alice telah mengenal Cat sejak kecil. Namun, Alice tidak pernah memulai percakapan atau sekedar menyapa Cat. Suatu hari, Alice, Dustin, Heather, dan Cat disatukan dalam kelompok estafet. Heather, yang memang tidak pernah bersikap baik terhadap Alice pun memanfaatkan situasi ini untuk menjebaknya. Saat Alice telah bersiap untuk menerima baton, Heather menjatuhkan baton tersebut. Alice pun mengejar baton tersebut dan menabrak pelari lain. 

Suasana pun langsung riuh. Heather, Dustin dan gengnya mulai mengolok-olok Alice. Saat itulah, tanpa disangka-sangka, Cat maju membela Alice. Cat, yang memang berani menyuruh Dustin untuk berhenti mengina Alice. Tapi Dustin malah balik menghina Cat dengan menjulukinya "teman lesbi Alice". Cat pun mulai berang dan meninju Dustin dengan tangannya. Sejak saat itulah, Alice dan Cat mulai berteman akrab. Mereka berbagi banyak hal. Sejak saat itu juga, Dustin dan gengnya mulai berhenti menghina Alice. Semua berjalan baik-baik saja hingga seorang siswa dari Indonesia, yang bernama Julian belajar di sekolah yang sama dengan Alice dan Cat.

"Kalau di dalam dua hati terdapat cinta yang sama, apakah itu tidak menyakitkan?"

Julian adalah anak lelaki yang berasal dari Indonesia. Ia memiliki kulit yang eksotis, tampang yang cute, sifat yang menyenangkan, dan keahlian dalam sulap. Karena sifatnya yang menyenangkan dan mudah berbaur dengan banyak orang, dengan mudahnya ia masuk dalam persahabatan Alice dan Cat. Ditambah lagi dengan tugas sejarah yang beranggotakan mereka bertiga, persahabatan mereka semakin erat. 

Sejak berteman dengan Julian, Alice merasakan suatu perasaan yang aneh, yang belum pernah dirasakannya. Ia mulai mencintai Julian. Namun, Alice terlalu malu dan takut untuk menyatakan perasaanya. Ia takut persahabatan yang telah mereka bina selama ini akan hancur karena sebentuk perasaan semu tersebut. Alasan lain yang membuat Alice menahan perasaannya adalah Cat. Ya, sahabat baiknya itu diam-diam juga menyimpan rasa terhadap Julian. Alice bisa merasakannya. Dan sepertinya perasaan Cat berbalas karena tak lama kemudian ia jadian dengan Julian. Awalnya, Alice merasa ia hanya akan jadi pengganggu dalam hubungan Cat-Julian. Namun, Cat dan Julian selalu meyakinkan Alice bahwa mereka akan selalu bertiga seperti dulu. Selalu dan selamanya.

"Hal terbaik dari sebuah persahabatan adalah, tidak ada yang perlu berubah bahkan ketika orang-orang di dalamnya berubah."

Alice merasa sangat beruntung karena memiliki Cat dan Julian dalam hidupnya. Meskipun ia harus mengubur rasa cintanya dalam-dalam, ia tidak keberatan asal persahabatan mereka akan selalu seperti ini. Namun, suatu hari semua berubah. Nenek Alice masuk rumah sakit. Alice sangat panik dan sedih. Ia segera mengubungi Cat untuk menemaninya. Namun, Cat tidak menjawab panggilannya. Akhirnya, Alice pun menghubungi Julian. Julian segera datang  dan memeluk Alice. Alice merasa sedikit tenang ketika Julian berada di sampingnya. Tidak lama kemudian, dokter mengabarkan bahwa nenek Alice dalam kondisi yang baik dan hanya perlu istirahat sejenak. Alice merasa sangat lega dan entah siapa yang memulai, Julian dan Alice pun berciuman. Ciuman itu sangat singkat karena Cat telah berada di dekat mereka.

 *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*

Catherine 
by Yoana Dianika

Apakah mereka telah berbohong? Apakah mereka menjalin kasih diam-diam? Itulah pertanyaan yang ada di benak Cat saat ia melihat Alice dan Julian berciuman di rumah sakit. Ia merasa kecewa dengan Alice yang tega membohongi dirinya, sanggahan dari Julian yang mengatakan bahwa mereka hanya "terbawa suasana". Cat pun memutuskan hubungannya dengan Julian, sekaligus persahabatannya dengan Alice. Tidak cukup disitu, Cat pun ikut mamanya pindah ke Irving.

Di Irving, semuanya berbeda. Tidak ada laut dan tentu saja tidak ada Alice. Cat merasa ada yang hilang dalam hidupnya, namun kehadiran Peter, yang kini menjadi teman kencannya sedikit mengurangi kesepiannya. Ya, semenjak tinggal di Irving, Cat benar-benar memulai hidup baru. Ia memutuskan semua kontak dengan teman-temannya, termasuk Alice dan Julian. Ia bahkan menemukan seorang pria yang berhasil menggantikan posisi Julian di hatinya. Apakah semuanya "benar-benar" baik-baik saja? Bagaimanakah nasib Alice dan Julian?



Seperti apa yang dikatakan Heather, bila kita dan sahabat jatuh cinta pada orang yang sama, itu pasti akan terasa sangat menyakitkan. Aku bisa merasakan bagaimana sakitnya hati Cat saat memergoki Julian-Alice di rumah sakit, meskipun aku belum pernah merasakannya. Namun, aku juga tidak bisa menyalahkan Alice dalam situasi ini. Tentu saja tidak ada yang salah dalam mencintai seseorang, bukan? Yang bisa kita lakukan hanya bersikap jujur. Meskipun menyakitkan, jujur adalah pilihan yang paling baik, meski orang kadang lebih memilih untuk melakukan white lie. Aku pribadi tidak setuju dengan prinsip white lie. Bagiku, berbohong hanya akan terasa manis di awal namun pahit di akhirnya. Sedangkan, jujur mungkin akan terasa sangat pahit awalnya. Namun, percayalah lebih baik "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian", kan?


Sejak awal aku sangat menikmati cerita dalam novel ini, terutama pada bagian Alice. Namun bukan berarti, aku tidak menikmati bagian Catherine. Dari segi penulis, aku jauh lebih akrab dengan gaya penulisan Winna. Ini adalah karya ke-4 Winna yang telah kubaca dan memang sejauh ini selalu menyenangkan. Berbeda dengan Winna yang memang telah menjadi penulis favoritku, Yoana Dianika adalah nama baru bagiku. Aku memang sudah tau karyanya yang berjudul Till We Meet Again. Namun, aku belum pernah membacanya sehingga ini adalah karyanya yang kubaca pertama kali. Hasilnya? Tidak buruk. Sepertinya aku harus membaca Till We Meet Again nanti ^^

Seperti layaknya sebuah resensi, tidak adil bila aku hanya menyebutkan kelebihan tanpa menyebutkan kekurangannya. Jadi, apakah kekurangannya? Kekurangannya antara lain adalah adanya typo dalam novel ini dan eksekusi yang kurang jelas antara Cat-Julian. Typo yang aku salin dibawah ini ada di halaman 87.

"Lampu-lampu ala diskon diinstalasi di langit-langit, lengkap dengan laser show yang membuat kami merasa seperti sedang berada di klub dansa." 

Berjuta Rasanya by Tere Liye



Judul: Berjuta Rasanya
Pengarang: Tere Liye
Penerbit: Mahaka Publishing
Tebal: 205 halaman
Harga: 40000

"Kalian akan merasakan remuk seketika di dada saat membaca buku ini."
--Fatimah Ratna Wijayanthi, Karyawan

Berjuta rasanya adalah sebuah kumpulan cerpen yang dikemas secara apik dan manis oleh Tere Liye. Dari lima belas cerita di dalamnya, aku akan membagikan empat diantaranya. Mari jatuh cinta! :) 


1. Bila Semua Wanita Cantik

"Seseorang yang mencintaimu secara fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk."

Vin adalah seorang perempuan yang sejak kecil hingga dewasa memiliki tubuh yang gendut. Sejak kecil, ia kerap dihina dengan sapaan "gendut", "badak", dll. Sejak kecil pulalah, ia selalu berdoa agar Tuhan menguruskan tubuhnya atau membuat teman-temannya segendut dirinya sehingga ia mereka semua akan sama. Dua belas tahun yang lalu, di pesta perpisahan sekolah alias prom night, Vin bertemu dengan Josephine, seorang gadis yang sama sepertinya, sama-sama hanya menjadi penonton. Gadis itu sangat kurus dan terlihat sangat tidak menarik dengan jerawat dan rambut keriting yang tak tertolong. Sejak saat itulah, mereka akrab satu sama lain. 

Berbeda dengan Vin yang terus-terusan berkhayal tentang sosok pangeran impian, Jo justru tumbuh lebih dewasa. Ia cuek dengan segala hal tentang pria, terutama cinta. Setiap hari Vin selalu memimpikan Erik, pemuda paling keren di kota mereka. Hingga suatu hari, ia kembali berdoa penuh harap pada Tuhan untuk menjadikannya cantik. Bila Tuhan tidak berkenan mengubahnya jadi cantik, maka ubahlah seluruh wanita di dunia mereka menjadi sejelek Vin. Keesokan harinya, semua berubah. Setiap wanita berubah menjadi cantik. Semua orang memiliki kecantikan yang sama, kecuali Vin dan Jo. Mengapa jadi lebih kacau seperti ini?

2. Hiks, Kupikir Kau Naksir Aku

"Tapi mana ada coba rasionalitas bagi orang yang sedang jatuh cinta setengah mati?"

Jatuh cinta memang berjuta rasanya. Itulah yang dirasakan oleh Putri. Ia jatuh cinta dengan Rio, salah satu teman sekampusnya. Segala kejadian sepele yang berhubungan dengan Rio dan dirinya selalu dianggap sebagai pertanda bahwa cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Suatu malam, Putri bersama dua orang teman satu kosnya, yaitu Tin dan Sari pergi ke kafe buku dekat kosan. Saat tengah asyik membaca, mereka dikagetkan dengan kehadiran Rio yang terasa sangat kebetulan. Sejak saat itu, Putri semakin yakin bila ia dan Rio memang berjodoh. Benarkah?

3. Kotak-kotak Kehidupan Andrei

"Jika hidup hanya sebatas soal pilihan, bagaimana caranya kau akan melanjutkan hidupmu, jika ternyata kau adalah pilihan kedua atau berikutnya bagi orang pilihan pertamamu?"

Bagaimana bila di rumahmu terdapat sebuah benda yang tidak boleh dipegang, disentuh bahkan dilihat? Tentu sangat penasaran sekali bukan? Itulah yang dirasakan oleh Andrei seumur hidupnya. Semasa kecil, Andrei hanya tinggal berdua saja dengan ibunya di rumah. Sang ibu meletakkan sebuah kotak misterius di ketinggian atas lemari yang sulit untuk dijangkau anak-anak. Andrei kecil tidak pernah diizinkan untuk membuka, memegang, bahkan melihat kotak itu. Namun rasa penasaran yang semakin besar membuat Andrei sering mengendap-endap untuk sekedar melihat kotak tersebut setelah ibunya terlelap. Kotak itu sangat indah. Kotak tersebut pasti dipahat oleh pemahat terbaik yang pernah ada. Pada suatu malam, Andrei tidak bisa lagi menahan hasratnya untuk mengetahui isi kotak tersebut. Ia menyelinap ke dalam ruangan tempat kotak tersebut disimpan. Saat tangannya hampir membuka kait kotak tersebut, sang Ibu dengan wajah penuh kemarahan sudah berdiri di ambang pintu. Ibu marah, membentak dan menyeret Andrei keluar dari kamar itu. Sejak malam itu, Andrei berjanji pada ibunya untuk tidak membuka kotak tersebut, bahkan sekedar memikirkannya. Apakah Andrei bisa memegang teguh janjinya saat sang Ibu telah tiada?

4. Kupu-kupu Monarch

"Masalahnya, apakah cinta itu? Apakah ia sebentuk perasaan yang tidak bisa dibagi lagi? Apakah ia sejenis kata akhir sebuah perasaan? Tidak akan bercabang? Tidak akan membelah diri lagi? Titik? Penghabisan?"

Dikisahkan dua ratus tahun silam, seorang pria miskin bernama Fram menikah dengan gadis pujaan hatinya. Begitu beruntungnya Fram karena istrinya adalah seorang kembang kota yang digilai puluhan pemuda. Mereka sangat mencintai satu sama lain. Selama lima tahun menikah, mereka hidup sangat bahagia. Namun, musim dingin dan badai salju datang memporak-porandakan kehidupan rumah tangga mereka. Dalam sekejap, mereka kesulitan mencari sumber makanan. Enam bulan kemudian, keadaan kota tidak juga membaik. Malah semakin parah dengan menjalarnya penyakit aneh yang sulit diobati. Dan Fram menjadi salah satu korban penyakit tersebut. Fram pun menjadi lumpuh dan hanya bisa tergolek kaku di tempat tidur. Disinilah cinta sejati mereka diuji. Istri Fram yang memang sangat mencintai Fram merawat Fram dengan sangat telaten. Istrinya berjanji untuk bertahan hidup demi Fram. Bulan-bulan berlalu, kondisi kota dan Fram tidak kunjung membaik. Keadaan Fram semakin menyedihkan. Istrinya pun membawa Fram menuju kota, demi mencari pengobatan. Sayangnya, disana ia hanya mendapat saran konyol. Ia diminta untuk mencari daging yang konon bisa mengobati Fram. Istri Fram semakin bingung. Dimana ia bisa menemukan daging disaat sulit seperti ini? Jangankan daging, umbi-umbian pun sulit dicari. Apakah istri Fram akan menyerah? 



Sejujurnya, ini adalah kali pertama aku membaca buku karangan Tere Liye. Selama ini aku hanya sekedar tau. Namun tidak pernah tergerak untuk membaca. Dan Berjuta Rasanya mengubah segalanya :D Kisah-kisah di buku ini memang sederhana, namun hikmah yang bisa dipetik tidak sesederhana kisahnya. Seperti testimoni di belakang buku, aku merasakan remuk seketika di dada ketika membaca kisah-kisah di buku ini, terutama kisah kupu-kupu Monarch. Aku juga merasakan kegemasan yang amat sangat saat membaca kisah Antara Kau dan Aku. Tidak cukup remuk dan gemas, aku juga dibuat jatuh cinta oleh Anton di kisah Cinta Zooplankton dan Qais dalam kisah Mimpi-mimpi Laila Majnun. Pokoknya perasaan benar-benar akan diaduk-aduk saat membaca buku ini! Tidak hanya kisahnya yang berjuta rasanya, cover buku ini juga sangat cantik. Warnanya putih, dihiasi oleh satu batang pohon yang daun-daunnya berwujud hati beraneka warna.  Lucuuuu ^^ Bahkan ada hati berwarna hitam yang retak. Jleb!

Simple Lie by Nina Ardianti



Judul: Simple Lie
Pengarang: Nina Ardianti
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 274 halaman
Harga: 20000

Finally, i got this novel! Sejak baca novel Fly To The Sky, yang ditulis oleh kak Nina (idih, sok akrab :D), aku jadi sukaaa banget sama gaya penulisannya kak Nina yang mengalir, rapi, dan intinya enak buat dibaca. Jadilah, aku ngesearch daftar novelnya kak Nina di Goodreads daaaaan.. ada satu novelnya yang menarik perhatianku, which is Simple Lie ini. Kenapa menarik? Bagi yang udah baca FTTS, tau dong pasti yang namanya Ilham? Fyi, Ilham adalah kakak Edyta. Siapa pula Edyta itu? Biar gak bingung, sini dijelasin. 

Jadi gini, karakter cewek utama di novel FTTS itu namanya Edyta. Dia punya dua orang kakak cowok, yaitu Ferro dan Ilham. Nah, kisah cinta Ilham itu ternyata punya novel tersendiri, yaitu Simple Lie ini. Got what i mean? Karena kisah Edyta di novel FTTS berhasil meraih nilai sempurna dariku, aku pun gak ragu-ragu buat langsung buka situs toko buku online, nyari buku ini di katalog, add to cart, dan tunggu konfirmasi! Oh iya, aku sama sekali gak baca sinopsis loh pas beli buku ini di tokbuk online itu. Yang jadi jaminan kalo novel ini gak akan mengecewakan, menurutku adalah nama kak Nina di halaman sampul ^^

Beberapa hari kemudian, pas ngecek e-mail, ternyata ada konfirmasi dari tokbuk online tempat aku (hampir) beli buku ini. Tebak apa isinya! Isinya adalah,"Maaf pelanggan yang terhormat, buku yang Anda pesan tidak dicetak ulang lagi/out of print". Kaget dan langsung lesu. Yaaah, kenapa gak dicetak ulang lagi, ya? Apa kurang laku, ya? Setelah lihat e-mail itu, aku langsung ngecek stock buku ini di tokbuk online lain. Dan hasilnya? Nihil. Buku ini udah gak dicetak ulang lagi. Tapi kenapa?? Satu hal yang aku lewatkan adalah buku ini keluaran tahun berapa, sih? Kok bisa gak cetak ulang lagi. Setelah dicek di Goodreads, ternyata novel ini keluaran tahun 2007. Wajar aja, lin kalau gak dicetak ulang lagi. -____-

Kecewa? Iyalaaah. Tapi bukan Alin namanya kalau gak berusaha dulu mati-matian. Setelah memastikan (ulang) bahwa novel ini emang udah lama dan gak dicetak ulang lagi, aku pun berusaha menghibur diri dengan berkata,"Hmm.. Kalau secondhand-nya ada gak, ya?". Nekat banget, gak sih? Hahahah tapi gitu deh kalau udah niat. Setelah sekian lama nyari di situs-situs yang (mungkin) menjual buku-buku bekas, akhirnya aku menemukan buku ini di salah satu thread Kaskus yang khusus jual buku-buku bekas! Lucky me? Gak lama-lama lagi, langsung add to cart, bayar dan menunggu di rumah dengan manis ;)

*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* 

Rere adalah seorang mahasiswi jurusan Teknik Sipil yang bisa disebut sempurna. Kenapa? Gimana gak sempurna coba kalau punya wajah yang cantik, fisik yang menunjang, otak yang mampu mendapatkan IPK lebih dari 3.2, sahabat yang setia, pacar yang sempurna seperti Fedi, dan segudang kesempurnaan lain yang banyak banget. Seperti yang ditulis di sinopsis, semuanya berjalan sempurna hingga seorang cowok yang mungkin masuk kategori tengil seperti Ilham masuk dalam kehidupan cinta Rere dan Fedi.

Rere, yang selama ini Fedisentris banget, sadar ataupun tidak mulai "ngeh" dengan kehadiran Ilham. Awalnya, Rere berusaha untuk tetap setia pada Fedi. Lagipula, Rere emang sayang banget sama Fedi. Tapi, Ilham gituloh. He is too different to ignore. Yap, Ilham ini beda banget sama Fedi. Fedi adalah tipe cowok yang menjadi mimpi bagi setiap cewek. Orangnya baik, perhatian, pintar, bersih, lembut, setia dan romantis. Sounds perfect? Sedangkan Ilham adalah tipe cowok yang seperti udah aku bilang tadi, tengil, jorok, dan suka nyindir. Beda? Banget. Bagaimana kelanjutannya? Ayo baca Simple Lie ;)


Memasang ekspektasi yang tinggi. Itulah yang aku lakukan saat membuka halaman pertama novel ini. Wajib dong! Secara perjuangan ngedapetinnya aja ribet hehe. Apalagi novel ini ada embel-embel "keluarga Edyta"-nya. Tentu aku berharap tidak akan dikecewakan saat membaca. Dan hasilnya? Sorry to say, tapi aku kecewa, banget. Eitttts, tapi kecewanya cuma di bab-bab awal loh yaaa. Dari tengah sampai halaman terakhir, rasa kecewaku mulai luntur dan berganti dengan perasaan "hah?", "wooow", "gilaaaaa!". Yap, itulah serentetan ekspresi yang tergambar di mukaku saat membaca bab-bab akhir novel ini, terutama bab paling akhir :p Penasaran? Sorry, no spoiler =))

Nggak seperti karakter-karakter utama di novel lain yang biasa aku baca, Rere merupakan salah satu karakter yang aku benci. Ralat, sangat benci. Bener-bener gak nyangka kalo seorang Rere ternyata punya akal bulus yang buat aku kesel setengah mati. Salah satu ucapannya yang buat aku mendidih adalah:

"Gue nggak mau berada dalam posisi sebagai pihak yang bersalah. Kalau gue bisa bikin dia ngerasa bersalah, kenapa harus gue yang berada di posisi itu?"

Koleksi Kasus Sherlock Holmes by Sir Arthur Conan Doyle



Judul: Koleksi Kasus Sherlock Holmes
Pengarang: Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 368 halaman
Harga: 38000

1. Kasus Klien Penting

"......, hukum Inggris yang terkenal kaku itu pun bersikap manusiawi dan lunak terhadapnya (Sherlcok Holmes)."

Pada tanggal 3 September 1902, Sherlock menceritakan sebuah kasus terbaru kepada Watson. Awalnya Sherlock mengira bahwa kasus yang tengah ditanganinya ini hanyalah ulah orang dungu yang tidak benar-benar membutuhkan pertolongan. Namun, Sherlock tetap menerima kasus tersebut sembari berharap bahwa semua ini bukan lelucon. Keesokan harinya, Sir James Damery, yang melaporkan kasus tersebut bertamu ke rumah Sherlock untuk berkonsultasi. Dalam kasus ini, Damery berperan sebagai perantara. Ia dimintai tolong oleh sahabatnya yang merasa simpati dengan keadaan seorang Jenderal, yaitu De Merville. Sahabat Damery, yang dirahasiakan identitasnya merasa prihatin dengan Merville sehingga meminta bantuan Damery untuk melapor pada Sherlock.

Masalah yang tengah dihadapi Merville adalah putrinya, Violet. Violet adalah gadis yang cantik, kaya, pandai dan luar biasa. Ia jatuh cinta dengan seorang duda bernama Baron Gruner. Cinta yang begitu besar membuat mereka memutuskan untuk menikah sesegera mungkin. Lalu, apa yang menjadi masalahnya? Masalahnya adalah Gruner bukanlah lelaki yang sepadan untuk Violet. Ia adalah seorang pembunuh kelas kakap yang tega membunuh istrinya sendiri. Namanya telah terkenal dimana-mana sebagai seorang bajingan dan hal ini tentu meresahkan Merville. Ia tidak ingin anak gadisnya menikah dengan Gruner. Namun, Violet tidak pernah mendengarkan nasihat ayahnya. Violet bukannya tidak tahu semua kebusukan Gruner. Ia tahu, bahkan dari mulut Gruner sendiri. Namun, cintanya telah begitu buta hingga ia percaya saja saat Gruner mengatakan bahwa dirinya telah insyaf. Berhasilkan Sherlock membatalkan rencana pernikahan Violet dan Gruner? Siapakah sebenarnya klien Sherlock kali ini?

2. Kasus Prajurit Berwajah Pucat

"Seorang pendamping yang mampu memperkirakan kesimpulan-kesimpulan dan tindak-tandukku, pastilah sangat membahayakan. Tapi orang yang yang selalu terkejut bila terkadi perkembangan dalam penyelidikanku, dan yang tak tahu menahu tentang apa yang terjadi, benar-benar merupakan pendamping yang ideal."

Dari kutipan cerita diatas, apakah ada yang bisa menebak sudut pandang kisah yang satu ini? Sebagai pembaca yang biasa membaca kisah Sherlock melalui tulisan Watson, kisah ini termasuk salah satu yang paling unik bagiku. Mengapa? Karena kisah ini ditulis langsung oleh Sherlock Holmes.

Pada bulan Januari 1903, Sherlock dikunjungi oleh seorang pria terhormat, bernama James M. Dodd. Watson telah menikah saat itu, sehingga Sherlock hanya menjamu tamunya seorang diri. Dodd adalah anggota pasukan berkuda kerajaan dari Afrika Selatan. Ia memiliki seorang sahabat karib, bernama Godfrey. Godfrey adalah putra dari Kolonel Emsworth. Dodd dan Godfrey saling mengenal karena sama-sama menjadi tenaga sukarela di Dinas Ketentaraan. Pada suatu hari, Godfrey tertembak dalam suatu pertempuran. Awalnya, Dodd menerima surat pemberitahuan dari rumah sakit. Namun, sejak saat itu Dodd tidak pernah lagi menerima kabar dari Godfrey. Ketika perang usai, Dodd mengirimkan sepucuk surat kepada orang tua Godfrey. Ia hanya mendapat balasan bahwa Godfrey tengah keliling dunia dan baru akan kembali satu tahun mendatang.

Dodd merasa semuanya terasa janggal. Godfrey adalah sahabat yang baik hati. Rasanya tak mungkin bila Godfrey telah melupakan Dodd. Dengan keyakinan itulah, Dodd pun menemui Sherlock dan meminta bantuannya untuk menemukan Godfrey.

3. Petualangan Rumah Beratap Tiga

"Orang hidup harus punya makna. Kalau tidak untuk cinta, kekasihku, aku harus tetap hidup paling tidak untuk membalas dendam kepadamu."

Menurut Watson, kisah ini merupakan kisah yang paling dramatis dan tak terduga dari semua petualangan yang pernah dialami olehnya dan Sherlock. Saat itu Watson tengah mengunjungi Sherlock dan tidak tahu menahu dengan kasus yang tengah ditangani Sherlock.  Tiba-tiba pintu ruangan terbuka dan seorang Negro, bernama Steve Dixie yang garang memasuki rumah Sherlock. Negro tersebut memperingatkan Sherlock untuk jangan ikut campur dalam urusannya. Namun, Sherlock menanggapi semua gertakan Dixie dengan santai.  Saat Dixie telah pergi, Sherlock menceritakan kejadian yang baru saja terjadi, yang ternyata ada kaitannya dengan kasus yang tengah dihadapinya. 

Mrs. Mary Maberley adalah klien Sherlock kali ini. Ia meminta bantuan Sherlock untuk memberikannya saran sehubungan dengan rumahnya yang aneh. Sebenarnya, Sherlock telah mengenal keluarga Maberley sebelumnya. Suami Mary, Mortimer pernah menjadi klien Sherlock. Tidak hanya mengenal suaminya, Sherlock juga mengenal anak Mary, Douglas, yang meninggal gara-gara patah hati. Oleh karena itu, Sherlock tak segan-segan menerima kasus ini. 

Masalah yang dialami oleh Mary dimulai saat rumahnya hendak dibeli oleh seseorang. Mary, yang memang sejak dulu ingin sekali keliling dunia sangat senang saat rumahnya bersedia dibeli dengan harga berapapun. Namun, Mary merasa sedikit ragu saat agen penjual rumah tersebut berkenan untuk membeli rumah tersebut beserta seluruh perabotannya, tanpa terkecuali. Tentu saja Mary merasa agak bingung dan janggal, sehingga berniat untuk membatalkan jual beli tersebut. Setelah mendengar cerita dari Mary, Holmes berpendapat bahwa pasti ada sesuatu dalam rumah ini yang menarik dan ingin dimiliki oleh si calon pembeli. Benda apakah itu? Lalu, mengapa Dixie memperingatkan Sherlock agar jangan ikut campur?

4. Petualangan Tiga Garrideb

"Walaupun aku terluka--bahkan kalaupun terluka parah aku benar-benar rela, karena aku merasakan betapa setia dan penuh kasihnya sahabatku yang berwajah dingin itu terhadap diriku. Matanya yang besar dan keras menyipit sesaat, dan bibirnya yang kaku gemetaran. Baru sekali inilah aku melihat kehebatan hatinya sebagaimana kehebatan otaknya. Selama bertahun-tahun menemaninya beraksi, baru kali inilah aku menyaksikan luapan perasaannya."

Kutipan diatas adalah salah satu kutipan yang menjadi favoritku. Saat membaca kutipan diatas, aku benar-benar bisa merasakan begitu erat dan menakjubkannya persahabatan Sherlock-Watson. Bahkan, Sherlock pernah mengatakan, dalam salah satu kasusnya, bahwa satu-satunya pengkhianatan yang pernah dilakukan Watson terhadapnya adalah menikah.

Seperti kata Watson, kasus ini adalah kasus yang sebenarnya termasuk tragedi, namun terselip unsur komedi di dalamnya. Penasaran? Oke, begini kasusnya. Tak lama setelah berakhirnya perang Afrika, Holmes mendapatkan sebuah kasus yang unik. Kasus ini dimulai dari kematian Alexander Hamilton Garrideb. Ia adalah seorang pengusaha yang kaya raya, namun tidak memiliki satupun handai taulan. Pada suati hari ia bertemu dengan seorang Garrideb lain, yaitu John Garrideb, seorang penasihat hukum. Kesamaan nama belakang tersebut membuat keduanya akrab. Sebelum meninggal, Alexander sempat meminta John untuk mencari orang-orang yang bernama belakang Garrideb lagi. Namun, John yang sibuk menolak permintaan tersebut. 

Saat meninggal dunia, Alexander mewariskan semua kekayaannya untuk tiga orang Garrideb, termasuk John. Warisan tersebut hanya bisa diambil bila John telah menemukan dua orang Garrideb lainnya. Jumlah warisan yang begitu besar membuat John sangat tertarik dan berniat mencari dua Garrideb lain. Berhasilkah? Dimanakah letak unsur tragedinya?

5. Kasus Jembatan Thor

"Saya rasa saya tak perlu dipuja orang. Anda mungkin terkejut kalau saya mengatakan saya lebih suka bekerja tanpa menyebutkan nama saya, dan yang lebih menarik bagi saya adalah jenis masalahnya."

Cinta. Kasus ini berkaitan dengan satu kata tersebut. Neil Gibson meminta bantuan Sherlock untuk menolong seorang gadis baik hati, bernama Miss Dunbar yang akan segera dihukum karena tindak pembunuhan yang dituduhkan padanya. Neil Gibson adalah orang terkaya di dunia. Ia terkenal sebagai pria yang memiliki sifat garang. Istri Gibson adalah seorang wanita yang cantik, pintar dan terpandang. Mereka menjalani pernikahan dengan mesra hingga akhirnya Gibson sampai pada satu titik dimana ia mulai merasa jenuh. Ia merasa cintanya tidak lagi menggebu-gebu seperti dulu. Ditengah kehidupan rumah tangga yang hambar, Miss Dunbar hadir sebagai guru bagi anak Neil Gibson. Sebagai laki-laki yang normal, Gibson tak dapat menolak pesona Dunbar. Neil Gibson pun jatuh cinta pada Miss Dunbar. Segala cara pun ditempuh oleh Gibson untuk membuat istrinya benci dan meninggalkannya. Namun, sang istri memang patut dipuji kesetiannya. Ia bergeming.

Meskipun Gibson selalu bersikap kasar terhadapnya, kesetiaan dan cinta sang istri tidak pernah luntur. Dunbar pun sepertinya tahu diri. Ia bukanlah wanita penggoda. Ia dengan gamblang menolak cinta Gibson. Hingga suatu hari, sebuah kejadian mengenaskan terjadi. Istri Gibson ditemukan tewas di Jembatan Thor. Di tangan wanita tersebut terselip sebuah surat yang menjelaskan bahwa ia memiliki janji bertemu dengan Dunbar. Karena surat itulah, Dunbar pun dicurigai sebagai pembunuh Mrs. Gibson. Tidak hanya surat, pistol yang diduga digunakan untuk membunuh Mrs. Gibson pun ditemukan di kamar Miss Dunbar. Benarkah gadis lemah lembut yang bahkan tak tega membunuh lalat, seperti Miss Dunbar tega membunuh majikannya?


Apakah review-ku diatas terlalu panjang? Hehe, fyi i am a Sherlockian. Tentu saja kasus-kasus yang ditanganinya menjadi suatu hal yang menarik buatku. Maafkanlah diriku bila kalian merasa bosan :D Seperti buku-buku sebelumnya yang telah kubaca, buku ini sangat menyenangkan! Kisah-kisah yang ada dalam buku ini semakin membuatku kagum dengan kejeniusan Sherlock dalam memecahkan masalah. Oh, iya aku baru saja menemukan sebuah artikel yang menceritakan tentang museum Sherlock Holmes. Saat melihat foto-foto di museum ini, ingin rasanya langsung terbang ke London dan merasakan sensasi Baker Street. Check it!




Menuju(h); Hari-hari yang Bercerita



menujuh

Seperti yang terangkum dalam buku Menuju(h) yang diterbitkan GagasMedia. Kumpulan cerita yang satu ini berisi tentang hari-hari yang bercerita dari tujuh penulis: Aan Syafrani, Iru Irawan, Mahir Pradana, Maradilla Syachridar, Sundea, Theoresia Rumthe, dan Valiant Budi.
Di hari Senin, Aan akan menceritakan sesaknya diselingkuhi. Selasa, Theoresia bercerita tentang indahnya mencintai hujan. Rabu, Iru menceritakan tentang kelabunya ditinggalkan cinta. Kamis, Valiant menceritakan tentang misteriusnya sebuah kasus hipnotis.
Jumat, Mahir akan menceritakan tentang semangat di hari terakhir bekerja. Sabtu, Sundea menceritakan perjalanan malam minggu. Dan, Minggu Maradilla akan menceritakan tentang serunya menjalin virtual friend dengan seseorang nun jauh di sana.
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu. Mereka menampung keluh kesah, membangun keabadian, mencipta sejarah dalam kenangan. Mereka menyetia. Menyertamu dalam luka, juga bahagia.
Melalui Menuju(h), kamu akan menikmati banyak rasa dan warna. Menyemarakkan harimu dengan beragam cerita yang memberikan kesenangan, kegelisahan, semangat, dan juga kekecewaan.

Silang Hati


silang-hatiJudul: Silang Hati
Penulis: Sanie B. Kuncoro & Widyawati Oktavia
Jumlah Halamanan: 332 hlm
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga: Rp49.000
ISBN: 979-780-479-8
Bagaimana caraku menatapmu, memandangmu lurus-lurus tanpa rasa bersalah? Karena setiap kali aku berhadap-hadapan denganmu, berusaha bereaksi atas senyuman tulusmu, aku seketika menundukkan kepala. Saat melihatmu, aku melihat dirinya.
Cinta memang bukan sesuatu yang bisa dipermainkan, dan sayangnya, aku baru menyadari ketika benar-benar terperosok ke dalamnya. Seperti pasir isap, sulit bagiku untuk keluar dari segitiga ini. Ada tiga sisi di cinta ini, ada tiga perasaan yang tengah dipertaruhkan.
Tak seharusnya ini terjadi, aku tahu itu. Tapi, kau dan dia bagaikan air dan udara—bagaimana bisa aku memilih hidup dengan salah satunya saja?

Secret Admirer


secret-admirerJudul: Secret Admirer
Penulis: Karizza Rakmavika
Jumlah Halamanan: 196 hlm
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga: Rp38.000
ISBN: 979-780-598-0
Dalam gelap, aku tak bisa melihat sebiru apa langit itu.   
Aku terlalu nyaman dengan rahasia ini. Aku menyelipkan perasaanku di antara keseharianku. Aku memilih sendiri. Menyepi. Membenci diri yang tak bisa jujur padamu.  
Sesungguhnya, aku tak tahan lagi.  Semakin besar kurasa jarak di antara kita. Kau semakin sulit kuraih—dengan atau tanpa sunyi di bibirku ini. Dan aku mulai bosan dengan gelap. Jenuh dengan segala rahasia.   
Karenanya, hari ini, kuputuskan untuk berterus terang padamu. Bertanya dengan segenap tetes keberanianku, “Maukah bersamaku menikmati birunya langit hari ini?”
Photobucket

Followers ♥